LUWU TIMUR meeibis.com — Di tengah pesatnya perkembangan sektor industri dan pertambangan di Kabupaten Luwu Timur, LPKS Syiar Utama Luwu Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia lokal yang siap bersaing di dunia kerja.
Pada pembukaan kelas baru Mei 2026, antusias peserta terlihat begitu tinggi. Sebanyak 40 peserta posisi Dump Truck (DT) Gelombang 20 resmi memulai pelatihan pada 9 Mei 2026, sementara 39 peserta posisi Excavator Gelombang 18 memulai kelas pada 10 Mei 2026.
Pelatihan Dump Truck dibuka langsung oleh Trainer Senior DT, Ayyub Lidan, sedangkan pelatihan Excavator dibuka oleh Trainer Senior Excavator, Muh. Amir Pateha.
Pada pembukaan pelatihan, peserta juga mendapatkan sosialisasi dan penjelasan langsung dari petugas BPJS Ketenagakerjaan terkait pentingnya perlindungan kerja dan jaminan sosial bagi tenaga kerja.
Hal tersebut diberikan karena seluruh peserta pelatihan di LPKS Syiar Utama turut mendapatkan fasilitas perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama mengikuti proses pelatihan.
Program ini merupakan bentuk komitmen LPKS Syiar Utama dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada peserta, sekaligus membangun kesadaran pentingnya keselamatan dan jaminan kerja sejak dini sebelum memasuki dunia industri dan pertambangan.
Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari Luwu Timur, tetapi juga datang dari berbagai daerah seperti Kendari, Sulawesi Tenggara, dan Toraja. Meski demikian, mayoritas peserta masih didominasi oleh putra-putri lokal Luwu Timur.
Direktur LPKS Syiar Utama Luwu Timur, Syaharuddin, menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat mengikuti pelatihan menjadi sinyal positif bahwa generasi muda mulai sadar pentingnya keterampilan dan kompetensi dalam menghadapi dunia industri modern.
“Hari ini kita melihat semangat anak-anak muda untuk bangkit dan mempersiapkan diri. Industri di Luwu Timur terus berkembang dan ke depan akan membutuhkan puluhan ribu tenaga kerja. Kami tidak ingin putra-putri daerah hanya menjadi penonton di kampung sendiri,” ujar Syaharuddin, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, LPKS Syiar Utama hadir bukan sekadar sebagai tempat pelatihan, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter, disiplin, mental kerja, dan keterampilan dasar bagi generasi muda yang ingin memiliki masa depan lebih baik.
“Kami ingin menciptakan SDM lokal yang siap kerja, berdaya saing, dan memiliki keberanian untuk mengambil peluang. Karena hari ini, skill adalah salah satu kunci utama untuk masuk ke dunia industri,” tambahnya.
Sejak berdiri, LPKS Syiar Utama terus aktif membuka pelatihan dasar operator alat berat dan telah melahirkan banyak alumni yang kini bekerja di berbagai perusahaan, khususnya di sektor industri dan pertambangan.
Dengan semangat mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten, LPKS Syiar Utama terus mendorong generasi muda agar berani meningkatkan kualitas diri dan siap menghadapi peluang besar yang kini mulai terbuka di Luwu Timur. (*)




