Ratusan Siswa dan Guru SMAN 4 Lutim Diduga Keracunan, Bupati dan Kapolres Turun Langsung

banner 2362x1569

LUWU TIMUR Meeibis.com— Ratusan siswa dan guru SMAN 4 Luwu Timur, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, diduga mengalami keracunan makanan pada Senin (5/10/2026).

Sejumlah siswa dan guru yang mengalami keluhan kesehatan langsung mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Mangkutana Raya. Sebagian pasien juga dirujuk ke RSUD I Lagaligo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan jajaran Kepolisian. Bupati Luwu Timur Ir. H. Irwan Bachri Syam, bersama Kapolres Luwu Timur Irwan Kurniadi, turun langsung meninjau kondisi para siswa dan guru yang menjalani perawatan.

Dalam kunjungannya, Bupati memastikan para korban mendapatkan pelayanan medis sesuai kondisi masing-masing. Ia juga menemui sejumlah pasien dan keluarga pasien untuk melihat langsung perkembangan kondisi mereka.

Sementara itu, Kapolres Luwu Timur menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan terkait dugaan keracunan tersebut.

“Hari ini kami turun langsung melihat kondisi para korban. Terkait dugaan keracunan makanan ini, kami akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebabnya,” demikian poin penyampaian Kapolres dalam peninjauan tersebut.

Informasi awal yang dihimpun menyebutkan, keluhan kesehatan para siswa dan guru muncul setelah mengonsumsi makanan yang diduga berasal dari kegiatan bazar. Namun, keterkaitan makanan dari bazar dengan kejadian tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian nantinya akan mendalami rangkaian kejadian, termasuk sumber makanan yang dikonsumsi, proses penyediaan dan distribusinya, serta kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan para siswa dan guru mengalami keluhan kesehatan.

Bupati Luwu Timur juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau kondisi seluruh korban hingga mendapatkan penanganan secara optimal dan dinyatakan pulih.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait juga diharapkan segera melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan maupun faktor lain yang diperlukan untuk memastikan penyebab kejadian secara objektif.

Hingga berita ini diterbitkan, jumlah pasti korban serta penyebab kejadian masih dalam proses pendataan dan pemeriksaan. Kepolisian memastikan dugaan keracunan tersebut akan ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan untuk memperoleh kepastian mengenai penyebab kejadian.(*)

banner 2362x1569

Pos terkait

banner 2362x1569