Demi Kenyamanan Bersama PT PUL Tarik Alat Pengeboran dari Atue, Tunggu Sosialisasi Bersama Pemerintah Setempat

banner 2362x1569

LUWU TIMUR Meeibis.com,— Menyikapi teguran warga terhadap aktivitas pengeboran di Desa Atue, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, PT Prima Utama Lestari (PUL) melalui bagian External turun langsung ke lokasi dan rumah warga untuk melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat, Jumat (11/9/2026).

Pihak perusahaan menyampaikan bahwa penarikan alat pengeboran dilakukan untuk menjaga kenyamanan bersama, meskipun belum terdapat hasil kesepakatan dengan warga terkait aktivitas tersebut.

Lokasi Pengeboran Berada di Wilayah IUP PT PUL

Iwan, External PT PUL, menjelaskan bahwa titik pengeboran berada di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Prima Utama Lestari yang sebelumnya telah dibebaskan dari masyarakat yang menguasai lahan tersebut.

Dengan demikian, pihak perusahaan menyebut lokasi kegiatan berada dalam wilayah IUP yang telah melalui proses pembebasan lahan. Namun, persoalan sosialisasi kepada masyarakat tetap menjadi perhatian warga Desa Atue.

PT PUL Tarik Alat, Tunggu Jadwal Sosialisasi

Iwan mengatakan pihaknya telah melakukan pendekatan kepada masyarakat Atue setelah adanya keberatan terhadap kegiatan pengeboran.

“Dengan adanya kejadian tersebut, PT PUL melalui External langsung ke lokasi dan rumah warga melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat Atue. Meskipun belum ada hasil kesepakatan, kami melakukan penarikan alat dari lokasi kegiatan untuk menjaga kenyamanan bersama, sambil menunggu jadwal sosialisasi bersama pemerintah setempat,” ungkap Iwan.

Sebelumnya, sejumlah warga Desa Atue menegur aktivitas pengeboran PT PUL yang menggunakan dua unit excavator dan enam alat bor modern. Warga meminta alat dikeluarkan dari lokasi karena belum adanya sosialisasi terkait rencana kegiatan serta potensi dampak sosial dan lingkungan.

Warga juga mempertanyakan dasar izin kegiatan tersebut dan menduga PT PUL masuk atas izin kepala desa tanpa persetujuan masyarakat. Dugaan itu masih memerlukan konfirmasi dari pemerintah desa dan pihak perusahaan.

Ucapkan Terima Kasih kepada Warga

Iwan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Atue yang masih memberikan kesempatan kepada pihak perusahaan untuk melakukan sosialisasi ke depannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat karena masih memberikan kami waktu untuk melakukan sosialisasi ke depannya bersama pemerhati setempat,” harap Iwan.

Sosialisasi bersama pemerintah setempat dan pemerhati masyarakat diharapkan menjadi ruang untuk menjelaskan rencana kegiatan pengeboran, dampak sosial, serta aspek lingkungan yang menjadi perhatian warga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai jadwal resmi sosialisasi maupun hasil kesepakatan antara PT PUL dan masyarakat Desa Atue.(*)

banner 2362x1569

Pos terkait

banner 2362x1569