MAKASSAR Meeibis.com,— Direktur LPKS Syiar Utama Luwu Timur, Syaharuddin, menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia Pendidikan Non Formal (DPD HISPPI PNF) Sulawesi Selatan Periode 2025–2030 yang berlangsung di Hotel Remcy, Makassar, Minggu (28/6/2026).
Kehadiran Syaharuddin dalam kegiatan tersebut bukan hanya sebagai Direktur LPKS Syiar Utama, tetapi juga sebagai Ketua DPC HISPPI PNF/HILLSI Kabupaten Luwu Timur, yang turut mendukung penguatan organisasi pendidikan nonformal di Sulawesi Selatan.

Momentum pelantikan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar LPKS Syiar Utama Luwu Timur. Salah satu manajer sekaligus Trainer Senior Excavator, Muh. Amir Pateha, resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua IV DPD HISPPI PNF Sulawesi Selatan.
Syaharuddin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Muh. Amir Pateha. Menurutnya, amanah tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas sumber daya manusia yang dimiliki LPKS Syiar Utama.

“Ini menjadi kebanggaan bagi LPKS Syiar Utama Luwu Timur. Kepercayaan kepada salah satu trainer senior kami untuk menjadi pengurus tingkat provinsi merupakan motivasi agar terus meningkatkan kualitas pendidikan, pelatihan, dan kompetensi SDM, khususnya di bidang pendidikan nonformal,” ujar Syaharuddin.
Sementara itu, Muh. Amir Pateha mengaku amanah sebagai Wakil Ketua DPD HISPPI PNF Sulawesi Selatan merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi tanggung jawab untuk bersama-sama membangun pendidikan nonformal yang lebih profesional, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang,” katanya.
Ia berharap kepengurusan DPD HISPPI PNF Sulawesi Selatan periode 2025–2030 dapat menjadi wadah kolaborasi seluruh lembaga pendidikan dan pelatihan nonformal di Sulawesi Selatan, memperkuat kompetensi para pendidik dan penguji, serta mendorong lahirnya tenaga kerja yang kompeten, tersertifikasi, dan siap bersaing di tingkat nasional.
Bagi LPKS Syiar Utama Luwu Timur, kata Amir, kepercayaan ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan, memperkuat jaringan kemitraan dengan dunia usaha dan industri, serta melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga karakter, disiplin, dan etos kerja yang tinggi.
“Dengan sinergi yang baik antara HISPPI PNF dan lembaga pelatihan seperti LPKS Syiar Utama, kami optimistis dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap mengisi kebutuhan industri, khususnya di Sulawesi Selatan dan Indonesia,” tutupnya.(ILS/*)






