Di Tengah Keterbatasan, Pondok Pesantren Al-Hasan Bonto Manai Terus Membina Generasi Berakhlak di Desa Baruga

banner 2362x1569

Bantaeng  Meeibis.com,– Di tengah keterbatasan fasilitas dan infrastruktur, Pondok Pesantren Al-Hasan Bonto Manai yang berlokasi di Desa Baruga, Kabupaten Bantaeng, terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui pendidikan agama dan pembentukan karakter.

Sejak berdiri pada tahun 2021, pesantren ini menjadi salah satu benteng moral masyarakat dengan menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah serta memberikan pengajaran ilmu amaliah kepada para santri. Meski dengan sarana yang masih sangat terbatas, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung setiap hari.

Keberadaan dan kontribusi Pondok Pesantren Al-Hasan Bonto Manai turut menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Angkatan 77 yang bertugas di Desa Baruga. Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan pada Rabu (5/8/2026), para mahasiswa menyaksikan secara langsung peran pesantren dalam membentuk kehidupan spiritual dan sosial masyarakat setempat.

Di balik kontribusinya yang besar, pesantren masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kelayakan infrastruktur. Hingga kini proses pembangunan masih berlangsung secara bertahap karena keterbatasan pendanaan.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hasan Bonto Manai, Haji Jabal, S.Pd., mengatakan bahwa operasional dan pembangunan sarana-prasarana pesantren selama ini sepenuhnya mengandalkan swadaya masyarakat.

“Pondok pesantren ini berdiri sejak tahun 2021 dan sampai sekarang masih terus dalam tahap pembangunan. Kami sejauh ini hanya mengandalkan sumber dana dari swadaya masyarakat sekitar,” ujar Haji Jabal.

Saat ini, pesantren baru memiliki dua ruang kelas serta dua bangunan sederhana yang digunakan sebagai asrama santri putra dan putri. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala utama dalam memenuhi persyaratan untuk memperoleh izin operasional resmi.

Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat pengelola dalam menjalankan proses pendidikan. Seluruh kegiatan pembelajaran agama, pembinaan karakter, serta aktivitas keagamaan tetap berjalan secara rutin demi mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Untuk mengatasi kendala administrasi, pihak pesantren bekerja sama dengan sekolah formal mitra dengan mendaftarkan administrasi para santri di lembaga tersebut. Sementara itu, seluruh proses pembelajaran dan pembinaan tetap dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Hasan Bonto Manai.

Melihat besarnya peran pesantren dalam membangun kualitas sumber daya manusia, keberlanjutan Pondok Pesantren Al-Hasan Bonto Manai membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, instansi terkait, dunia usaha, maupun para dermawan.

Dengan dukungan tersebut, diharapkan pembangunan fasilitas pendidikan dapat segera diselesaikan sehingga pesantren memperoleh izin operasional resmi dan semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi cerdas, religius, dan berakhlakul karimah.(*)

banner 2362x1569

Pos terkait

banner 2362x1569