Tanam Mangrove dan Bersih Pantai, Gema Lutim Dorong Gerakan Jaga Pesisir Demi Masa Depan Luwu Timur

banner 2362x1569

LUWU TIMUR Meeibis.com,— Gerakan Mangrove Luwu Timur (Gema Lutim) mendorong gerakan bersama menjaga ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove dan aksi bersih pantai di Pulau Langkara dan Lanjina, Desa Tampinna, Kecamatan Angkona, Luwu Timur, Minggu (30/8/2026).

Mengusung tema “Menanam Harapan, Menjaga Pesisir Luwu Timur”, kegiatan tersebut menjadi langkah perdana Gema Lutim dalam membangun gerakan konservasi pesisir yang diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Sebanyak 300 bibit mangrove ditanam dalam kegiatan tersebut. Selain penanaman, peserta juga melakukan bakti sosial dengan membersihkan kawasan pantai dan memungut sampah, khususnya sampah plastik yang ditemukan di sekitar pesisir.

Kegiatan melibatkan sejumlah organisasi dan kelompok masyarakat, di antaranya Peta Lutim, Genali Lutim, Pramuka SMA Negeri 6 Luwu Timur, serta Karang Taruna Desa Tampinna.

Kegiatan tersebut turut dihadiri personel TNI Angkatan Laut Pos Lampia dan Satairud Polres Luwu Timur.

Ketua Gema Lutim, Rival Carwa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk membangun gerakan bersama dalam menjaga kawasan pesisir Luwu Timur.

“Ini merupakan kegiatan perdana Gema Lutim. Ke depan, kegiatan penanaman akan kami laksanakan setiap tiga bulan. Mangrove yang sudah ditanam juga akan terus kami lakukan pemeliharaan,” kata Rival.

Rival menegaskan bahwa gerakan menjaga pesisir tidak boleh berhenti pada kegiatan penanaman semata. Menurutnya, keberlanjutan program, pemeliharaan mangrove, serta kepedulian terhadap kebersihan pesisir menjadi bagian penting dalam menjaga ekosistem untuk jangka panjang.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan ini, baik organisasi, lembaga, komunitas, masyarakat maupun para relawan. Terlebih kepada para sponsor yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan perdana Gema Lutim ini dapat terlaksana,” ujar Rival.

Secara khusus, Rival menyampaikan apresiasi kepada PT PUL, PT LTG, PT TNF, Pungkeru Drilling Utama, Tani Sayur, dan Sinar Wahyu atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Dukungan dari para sponsor sangat berarti bagi kami. Ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus terbangun dan semakin banyak pihak yang ikut mengambil bagian dalam menjaga pesisir Luwu Timur,” katanya.

 

TNI AL: Jangan Berhenti di Penanaman

Perwakilan TNI AL Pos Lampia, Sudarmin, menyambut positif gerakan yang dilakukan Gema Lutim bersama berbagai elemen masyarakat tersebut.

Ia menilai penanaman mangrove menjadi langkah penting, terutama karena sejumlah kawasan pesisir Luwu Timur menghadapi ancaman abrasi.

“Kegiatan ini sangat positif, terlebih di Luwu Timur banyak daratan dan wilayah pesisir yang mengalami abrasi. Kami berharap kita bersama-sama menjaga pesisir kita,” kata Sudarmin.

Sudarmin berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada penanaman perdana, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi tetap berkelanjutan,” ujarnya.

Satairud Polres Lutim Apresiasi Gerakan Lingkungan

Sementara itu, Ipda Basri, perwakilan Satairud Polres Luwu Timur, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai positif karena tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga mengajak masyarakat dan generasi muda untuk terlibat langsung menjaga lingkungan.

“Kegiatan seperti ini sangat baik karena bukan hanya menanam mangrove, tetapi juga mengajak masyarakat dan generasi muda untuk bersama-sama peduli terhadap lingkungan. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta ekosistem pesisir,” ujar Basri.

Selain penanaman mangrove, aksi bersih pantai menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Peserta bersama-sama mengumpulkan sampah plastik dan berbagai sampah lainnya yang ditemukan di kawasan pantai.

Gema Lutim berharap gerakan tersebut dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara komunitas, organisasi, pemerintah, aparat, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kawasan pesisir.

Menanam mangrove hari ini bukan sekadar menghijaukan pesisir, tetapi menanam harapan untuk menjaga ruang hidup dan masa depan Luwu Timur.(*)

banner 2362x1569

Pos terkait

banner 2362x1569