LUWU TIMUR Meeibis.com,– LPKS Syiar Utama Luwu Timur kembali membuka Pelatihan Operator Dump Truck Gelombang 21 sebagai bentuk komitmen dalam mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia industri, khususnya sektor pertambangan dan konstruksi.
Pelatihan secara resmi dibuka di Kantor LPKS Syiar Utama di Desa Wawondula, Kecamatan Towuti, kemudian dilanjutkan di lokasi pelatihan untuk pengenalan lapangan serta orientasi praktik bagi seluruh peserta.
Sebanyak 39 peserta mengikuti pembukaan kelas baru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia salah satunya dari Jawa barat dan Menariknya, 12 peserta di antaranya merupakan perempuan, menunjukkan bahwa profesi operator alat berat kini semakin diminati kaum perempuan dan tidak lagi didominasi oleh laki-laki.
Pada sesi pembukaan, peserta diperkenalkan dengan para trainer yang akan mendampingi selama masa pelatihan. Mereka juga mendapatkan pembekalan mengenai tata tertib pelatihan, budaya kerja industri, disiplin, serta pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebelum memasuki praktik lapangan.
Usai kegiatan di kelas, seluruh peserta diarahkan menuju lokasi pelatihan untuk mengenal area praktik, unit alat berat, serta metode pembelajaran yang akan diterapkan selama program berlangsung.
Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan peserta, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Luwu Timur turut hadir memberikan sosialisasi mengenai manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari perlindungan selama mengikuti pelatihan hingga mekanisme pengajuan klaim apabila terjadi risiko kecelakaan kerja.
Direktur LPKS Syiar Utama Luwu Timur, Syaharuddin, mengatakan bahwa tingginya minat masyarakat, khususnya perempuan, menjadi sinyal positif bahwa peluang berkarier di sektor alat berat kini semakin terbuka bagi semua kalangan.“
Kami bersyukur karena minat mengikuti pelatihan terus meningkat. Yang membanggakan, semakin banyak peserta perempuan yang berani mengambil peluang di dunia alat berat. Ini membuktikan bahwa profesi operator tidak lagi identik dengan laki-laki. Siapa pun yang memiliki kemauan belajar dan kompetensi memiliki kesempatan yang sama untuk sukses di dunia industri,” ujar Syaharuddin.
Ia menambahkan, LPKS Syiar Utama tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan mengoperasikan alat berat, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, etika kerja, serta budaya keselamatan sebagai bekal memasuki dunia kerja.
“Kami ingin lulusan LPKS Syiar Utama menjadi operator yang kompeten, profesional, dan siap menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang, khususnya di Luwu Timur yang saat ini menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan sektor pertambangan yang sangat pesat,” tutupnya.
Melalui pembukaan Dump Truck Gelombang 21 ini, LPKS Syiar Utama kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga kerja lokal yang unggul, kompeten, dan siap bersaing, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkarier di sektor industri dan pertambangan.(*)






