Makassar Meei bis.com – PT Prima Utama Lestari (PT PUL) sukses melaksanakan Forum Konsultasi Publik terkait Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) periode 2025–2031 yang berlangsung di Gedung Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari penyusunan dokumen RIPPM PT PUL yang dilakukan bersamaan dengan proses revisi studi kelayakan yang saat ini berjalan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Dalam penyusunan RIPPM tersebut, PT Prima Utama Lestari melakukan konsultasi dan diskusi bersama sejumlah instansi pemerintah daerah, di antaranya Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan, serta berbagai perangkat daerah terkait.
Forum konsultasi publik ini bertujuan untuk memperoleh masukan, arahan, serta memastikan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang disusun perusahaan dapat selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Bappelitbangda Sulawesi Selatan, PT Prima Utama Lestari, Dinas ESDM Sulsel, serta sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BPBD, Dinas SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi.
External PT Prima Utama Lestari (PT PUL), Hanif Nur Cahyo, yang turut mewakili manajemen dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya konsultasi publik.
“Kami dari PT Prima Utama Lestari mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan Konsultasi Publik Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) periode 2025–2031 pada hari ini, Jumat 5 Juni 2026,” ujar Hanif.
Menurutnya, forum tersebut menjadi langkah penting dalam menyusun program pemberdayaan masyarakat yang lebih baik, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Kami sangat menghargai masukan, saran, serta sinergi dari Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas ESDM, dan seluruh perangkat daerah yang hadir. Harapannya, hasil konsultasi publik ini dapat menjadi dasar penyempurnaan RIPPM PT PUL sehingga program yang dijalankan nantinya mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PT Prima Utama Lestari menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang terencana, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.(*)





