Luwu Timur Meeibis.com,– PT Prima Utama Lestari (PT PUL) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dengan menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu fokus utama di wilayah ring satu perusahaan. Untuk memastikan program yang dijalankan tepat sasaran, jajaran manajemen PT PUL melakukan kunjungan langsung ke sejumlah lembaga pendidikan di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, pada Selasa (21/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan sekaligus mendengarkan kebutuhan yang menjadi prioritas dari masing-masing lembaga pendidikan. Menurut PT PUL, pendekatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan agar program PPM benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Eksternal PT PUL, Hanif, mengatakan bahwa salah satu sekolah yang dikunjungi adalah SD 233 Ussu. Dari hasil dialog bersama kepala sekolah dan tenaga pendidik, perusahaan menemukan sejumlah kebutuhan yang mendesak untuk mendukung proses belajar mengajar.
“Selain bantuan mobiler berupa bangku dan kursi serta seragam olahraga yang telah kami setujui melalui program PPM/CSR, manajemen juga merencanakan pembangunan kelas digital di SD 233 Ussu. Kami ingin anak-anak di wilayah ring satu memiliki akses terhadap pembelajaran berbasis teknologi sehingga mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujar Hanif.
Menurutnya, kehadiran kelas digital diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat literasi digital bagi siswa dan guru. Program tersebut akan menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasionalnya.
Kepala SD 233 Ussu, Fatmawati, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT PUL yang turun langsung melihat kondisi sekolah dan mendengarkan kebutuhan yang dihadapi.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran PT PUL yang datang langsung ke sekolah. Terlebih perusahaan berencana membantu beberapa kebutuhan yang memang sangat kami perlukan, mulai dari mobiler hingga seragam olahraga. Bantuan ini tentu akan sangat membantu proses belajar mengajar di sekolah kami,” ungkap Fatmawati.
Ia juga menyambut baik rencana pembangunan kelas digital di SD 233 Ussu. Menurutnya, program tersebut menjadi harapan baru bagi sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih modern dan meningkatkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi.
“Kami juga sangat mengapresiasi rencana PT PUL yang akan membuat kelas digital di sekolah kami. Ini merupakan langkah yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi anak-anak,” tambahnya.
Selain mengunjungi SD 233 Ussu, Manajemen PT PUL juga menyambangi Pondok Pesantren Wahdah Islamiyah Salociu Ussu. Dalam kunjungan tersebut, perusahaan meninjau langsung kondisi pembangunan ruang kelas santri yang masih membutuhkan dukungan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
Hanif menjelaskan, pihaknya telah meminta pengelola pondok pesantren untuk menyusun proposal yang memuat kebutuhan paling mendesak sebagai bahan kajian perusahaan dalam pelaksanaan program PPM ke depan.
“Kami meminta pihak pesantren menyusun proposal mengenai kebutuhan yang paling urgen bagi para santri. Selain itu, kami juga mencatat kondisi akses jalan menuju pondok pesantren yang masih membutuhkan pembangunan dan pemeliharaan. Seluruh masukan ini akan kami bawa ke manajemen sebagai bahan pembahasan untuk program PPM berikutnya,” jelas Hanif.
Ia menegaskan bahwa PT PUL ingin memastikan setiap program PPM yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
“Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Karena itu, perusahaan akan terus bersinergi dengan pemerintah desa, sekolah, dan lembaga pendidikan lainnya agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah ring satu,” tutup Hanif.(*)






