Bupati Iksan dan Kadis Pendidikan Morowali, Arifin Lakane Spd, Mpd
MOROWALI KITA INDONESIA.COM,– Pemerintah Kabupaten Morowali terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan peserta didik dan tenaga pendidik. Selain membangun sekolah percontohan di sejumlah kecamatan, Pemkab Morowali juga menyiapkan program pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa baru jenjang TK, SD, dan SMP serta mengalokasikan sekitar Rp30 miliar setiap tahun untuk pembayaran guru non-ASN.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali, Arifin Lakane, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa program seragam gratis mulai direalisasikan pada tahun ajaran 2026/2027. Program ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Iksan Baharuddin Abdul Rauf dan Wakil Bupati Iriane Iliyas dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya saat memasuki tahun ajaran baru.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memulai pendidikan tanpa terbebani biaya pembelian seragam. Kami berharap para orang tua merasa terbantu dan anak-anak semakin bersemangat mengikuti proses belajar,” ujar Arifin.
Selain berpihak kepada peserta didik, Pemkab Morowali juga tetap memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar setiap tahun untuk pembayaran guru non-ASN yang selama ini menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan di berbagai sekolah.
Menurut Arifin, penyaluran pembayaran dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Meskipun pemerintah daerah tidak lagi diperkenankan mengangkat tenaga honorer baru, hak guru non-ASN tetap diupayakan terpenuhi melalui skema yang berlaku.
“Kami terus berupaya menghadirkan solusi yang sesuai regulasi agar guru non-ASN tetap memperoleh haknya. Mereka memiliki peran besar dalam mendukung proses belajar mengajar di Morowali,” katanya.
Dinas Pendidikan juga terus mendorong percepatan penyaluran tunjangan sertifikasi guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Pemerintah daerah meyakini bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru.
Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Morowali berharap kualitas pendidikan terus meningkat, akses pendidikan semakin merata, dan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat.(*)






